PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA DALAM MATA PELAJARAN SENI TARI PADA PESERTA DIDIK KELAS 7 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Keywords:
Digital Storytelling, Literasi Budaya, Seni Tari, Pelestarian Budaya, Pembelajaran Seni.Abstract
Pengembangan teknologi digital storytelling dalam pembelajaran seni tari di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menawarkan pendekatan inovatif untuk meningkatkan literasi budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana digital storytelling dapat memperkenalkan dan mengembangkan pemahaman siswa terhadap seni tari tradisional Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam pelestarian budaya. Studi ini menggunakan metode kajian literatur untuk mengkaji berbagai penelitian terkait penerapan digital storytelling dalam konteks pendidikan seni tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital storytelling tidak hanya efektif dalam menyampaikan informasi budaya secara lebih interaktif dan menarik, tetapi juga mampu memperkaya pengalaman belajar siswa dengan menghadirkan elemen visual, naratif, dan interaktif. Selain itu, penggunaan media digital ini turut meningkatkan kesadaran budaya siswa terhadap warisan seni tari tradisional yang sering terancam oleh globalisasi. Digital storytelling memberikan peluang bagi siswa untuk tidak hanya mempelajari teknik tari, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap tarian. Dengan demikian, penerapan teknologi ini tidak hanya meningkatkan literasi budaya, tetapi juga berperan dalam pelestarian seni tari tradisional Indonesia, menjadikannya relevan dan menarik bagi generasi muda.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Shinta Fierda Kus Edwin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


