PEREMPUAN MADURA DALAM TINJAUAN SEJARAH, IDENTITAS, DAN GENDER
Keywords:
Perempuan Madura, Sejarah, GenderAbstract
Keterlibatan perempuan dalam sektor publik cenderung diikuti ketidakadilan baik sisi sosial dan budaya, berbagai langkah untuk mengaplikasikan peran perempuan di ranah publik gencar dilakukan. Perempuan Madura memiliki potensi pengembangan ekonmi dan sosial yang tinggi. Keyakinan mereka bahwa kerja adalah amal dan mampu membentuk kemandirian diri sudah menjadi etos individu sejak pendidikan di keluarga inti. Potensi perempuan Madura yang telah dikembangkan dengan maksimal terlihat dalam keterlibatan dan pemberian kontribusi yang bermakna bagi keluarga mereka dan dapat menopang derajat ekonomi serta kelangsungan hidup sehingga kesejahteraan hidupnya menjadi meningkat. Pendidikan bagi perempuan Madura adalah hal penting namun masih dalam lingkup yang relatif terbatas. Hal tersebut berdasarkan pada prinsip bahwa perempuan hendaknya dididik dalam ruang lingkup yang ketat. Dimana setiap proses pendidikan diketahui oleh orang tua. Keluarga tidak memberikan keleluasaan bagi perempuan untuk belajar lebih luas kecuali pada lingkup pesantren maupun keluarga inti. Industrialisasi yang menunjukkan perbedaan dengan tradisi mengibaratkan arus informasi dan teknologi yang berkembang cepat. Melalui pendekatan gender, dengan menggunakan metode kualitatif dan subyek dalam penelitian ini adalah perempuan Madura. Teknik pengumpulan data yaitu kajian literatur menggunakan beberapa refrensi terkait dengan perempuan Madura yang didapat dari jurnal-jurnal ilmiah, buku-buku dan beberapa sumber literatur yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perempuan Madura dan bagaimana upaya memberdayakan perempuan Madura. Hasil penelitian diharapkan menjadi input kebijakan bagi Pemerintah Daerah di Pulau Madura dalam melakukan pemberdayaan perempuan Madura.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Muhammad Anas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


