Analisis Implementasi Nasionalisme pada Peserta Didik di RA Aisyiyah Kutukulon

Analisis Implementasi Nasionalisme pada Peserta Didik di RA Aisyiyah Kutukulon

Authors

  • Tri Lailatul Q Universitas Negeri Surabaya
  • Feby Eka Lsitiani Universitas Negeri Surabaya
  • Atika Mujahidah Universitas Negeri Surabaya
  • Milla Uzlifatul Janah Universitas Negeri Surabaya
  • Ari Metalin Ika Puspita Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.572349/civilia.v2i6.1399

Keywords:

Nasionalisme, Penanaman Sikap, Karakter Peserta Didik, RA Aisyiyah Kutukulon

Abstract

Nasionalisme merupakan ekspresi cinta pada tanah air dan dianggap sebagai karakteristik yang wajib dimiliki oleh semua individu. Oleh karena itu, upaya yang ditempuh dalam menanamkan sikap nasionalisme dianggap sebagai investasi penting dalam keberlanjutan kehidupan berbangsa. Penelitian ini berfokus pada peran pendidik dalam membentuk sikap patriotik pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga guru pendidik di RA Aisyiyah Kutukulon. Pengumpulan informasi dilakukan melalui dokumentasi, persepsi, dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran guru dalam mempromosikan sikap nasionalisme dan implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik memiliki peran penting dalam mengembangkan cinta tanah air siswa selama proses pembelajaran dan membentuk mentalitas patriotisme peserta didik. Selama ini, tidak ada upaya yang cukup dilakukan untuk membentuk perspektif patriotisme siswa dalam interaksi sehari-hari di sekolah dan di luar kelas. Selain itu, terdapat dua faktor masalah yang dihadapi oleh pendidik, yakni faktor internal siswa dan faktor eksternal yang memengaruhi peserta didik.

Downloads

Published

2023-10-31

How to Cite

Tri Lailatul Q, Feby Eka Lsitiani, Atika Mujahidah, Milla Uzlifatul Janah, & Ari Metalin Ika Puspita. (2023). Analisis Implementasi Nasionalisme pada Peserta Didik di RA Aisyiyah Kutukulon . Civilia: Jurnal Kajian Hukum Dan Pendidikan Kewarganegaraan, 2(6), 111–121. https://doi.org/10.572349/civilia.v2i6.1399
Loading...