VALIDITAS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA DALAM PEMANFAATAN TANAMAN GAMBIR SEBAGAI OBAT TRADISIONAL

VALIDITAS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA DALAM PEMANFAATAN TANAMAN GAMBIR SEBAGAI OBAT TRADISIONAL

Authors

  • Mega Silvianti Universitas Negeri Padang
  • Fitri Arsih Universitas Negeri Padang

Keywords:

Kearifan Lokal, Tanaman Gambar, Media Pembelajaran Booklet

Abstract

Kearifan lokal masyarakat dalam memanfaatkan tanaman gambir sebagai obat tradisional memiliki nilai yang signifikan dalam konteks kesehatan dan kearifan budaya. Namun, validitas kearifan lokal ini sering kali belum teruji secara ilmiah dan dapat dipertanyakan dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur validitas kearifan lokal masyarakat dalam pemanfaatan tanaman gambir sebagai obat tradisional. Metode penelitian dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pihak yang memahami penggunaan gambir dalam pengobatan tradisional. Data dikumpulkan melalui FGD dengan rekan rekan mahasiswa. Diskusi difokuskan pada pengalaman empiris, persepsi tentang keefektifan, dan keamanan penggunaan gambir. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang validitas kearifan lokal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kearifan lokal dalam pemanfaatan tanaman gambir memiliki validitas yang signifikan, terutama dalam konteks penggunaan tradisional untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu.

Downloads

Published

2024-06-26

How to Cite

Silvianti , M. ., & Arsih, F. . (2024). VALIDITAS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA DALAM PEMANFAATAN TANAMAN GAMBIR SEBAGAI OBAT TRADISIONAL. Bioedutech: Jurnal Biologi, Pendidikan Biologi, Dan Teknologi Pembelajaran Biologi, 3(1), 36–49. Retrieved from https://jurnal.anfa.co.id/index.php/biologi/article/view/1174
Loading...