Strategi Lembaga Bimbingan Belajar SSC Surabaya dalam Mengatasi Berkurangnya Pendaftar Akibat Dampak Covid-19

Strategi Lembaga Bimbingan Belajar SSC Surabaya dalam Mengatasi Berkurangnya Pendaftar Akibat Dampak Covid-19

Authors

  • Regita Hening Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Muhammad Rizqi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Hikmal Abraar Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Keywords:

Strategi, Berkurangnya Pendaftar Bimbel, Covid-19

Abstract

Covid-19-nya  telah membunuh lebih dari 6 juta orang di dunia, sehingga pemerintah Indonesia mengeluarkan Program stay at home dan Social Distancing sebagai Upaya untuk menahan penyebaran Covid-19. Sejalan dengan kebijakan tersebut, tentu berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Hal tersebut merupakan faktor utama dalam permasalahan menurunnya pendaftar di lembaga bimbingan belajar SSC Surabaya. Akibat dari berkurangnya pendaftar, pemasukan perusahaan pun menurun yang berdampak pada operasional SSC Yang tidak dapat berjalan dengan maksimal. Berdasarkan permasalahan tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan metodelogi kualitatif berdasarkan teknik analisis wawancara. SSC Kacapiring Surabaya melakukan berbagai strategi marketing yang bisa dibilang mirip dengan model marketing AIDA, mulai dari digital marketing, pengadaan webinar dan Try out secara nasional secara gratis membuat permasalahan berkurangnya pendaftar terselesaikan.

Downloads

Published

2023-10-25

How to Cite

Hening, R., Rizqi , M., & Abraar, H. (2023). Strategi Lembaga Bimbingan Belajar SSC Surabaya dalam Mengatasi Berkurangnya Pendaftar Akibat Dampak Covid-19. Jurnal Socia Logica, 1(1), 39–51. Retrieved from https://jurnal.anfa.co.id/index.php/socia/article/view/2913
Loading...