ANALISIS MODUL BELAJAR SISWA LITERASI DAN NUMERASI KELAS IV DITINJAU DARI ASPEK ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) LITERASI MATEMATIKA
DOI:
https://doi.org/10.572349/seroja.v3i1.354Keywords:
AKM, Kurikulum, Modul Belajar Siswa, NumerasiAbstract
Dampak pandemi covid-19 menimbulkan rendahnya kompetensi literasi dan numerasi siswa. Kemendikbud pada masa pemulihan membuat kebijakan penyederhanaan kurikulum dengan mengacu pada kompetensi dasar esensial kurikulum 2013. Modul belajar siswa dibuat sebagai penguatan literasi dan numerasi serta memfasilitasi pembelajaran jarak jauh. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesesuaian materi dan soal pada modul belajar siswa literasi dan numerasi ditinjau dari AKM literasi matematika. Metode penelitian pada artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah buku belajar siswa literasi dan numerasi kelas IV Tema 4. Media Komunikasi Subtema 1. Suara dan Bunyi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi (analisis konten). Hasil dari penelitian ini menyimpulkkan dari segi kesesuaian kurikulum dengan materi modul belajar siswa dengan kompetensi dasar persentasenya 58,33% termasuk dalam kategori sesuai. Adapun kesesuaian soal pada modul belajar siswa dengan AKM matematika sesuai dengan komponen AKM konteks, konten, dan level kognitif literasi matematika persentasenya 40,62% termasuk dalam kategori kurang sesuai.


