PEMBELAJARAN SDGs DALAM MEMENUHI PEMBAHARUAN POLITIK BEBAS AKTIF DITINJAU SECARA HISTORICAL CULTURE
Keywords:
politik luar negeri bebas aktif, peran, solusiAbstract
Dewasa ini, pengetahuan para siswa tentang politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia masih minim. Merespon hal tersebut, penulis melakukan Project Based Learning (PjBL) yang dilaksanakan di SMA Bakti Idhata. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para siswa mengenai pentingnya politik luar negeri bebas aktif bagi Indonesia. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat mengapresiasi peran Indonesia di kancah Internasional dan memahami bagaimana kebijakan ini dapat diimplementasikan dalam konteks global saat ini. Sosialisasi dilakukan pada seluruh siswa kelas 11 SMA Bakti Idhata dengan jumlah siswa sebanyak 120 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen (pre experimental design) tipe one group pre-test dan post-test test design. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebelum penulis memaparkan materi mengenai politik luar negeri bebas aktif Indonesia didapati bahwa terdapat 58% dari total para siswa yang berhasil menjawab benar dan 42% jawaban yang salah. Sedangkan setelah penulis menjabarkan materi, dari hasil post-test para siswa berhasil memperoleh 86,4% jawaban benar dan sebanyak 13,6% yang masih menjawab kurang tepat. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa para siswa SMA Bakti Idhata menerima dengan baik dan memahami materi yang telah diberikan. Dari kegiatan PjBL yang sudah terlaksana, diharapkan dapat menjadi solusi karena materi politik luar negeri bebas aktif seringkali tidak menjadi bagian dari kurikulum yang diajarkan di sekolah. Selain itu, dapat mendorong diskusi mengenai isu-isu politik luar negeri, termasuk kebijakan bebas aktif di kalangan para siswa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muhammad Iqbal Nuwair, Ghasya Aurelia , Juan Lastio Naibaho , Afifah Aghnia Argianti , Suhaidi Suhaidi, Mulyadi Mulyadi, Subakdi Subakdi, Ronald Manalu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


