PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava) TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PADA PEMBUATAN MINUMAN CENDOL
DOI:
https://doi.org/10.572349/seroja.v3i1.1837Keywords:
Minuman Cendol, Ekstrak Jambu Biji Merah, Sifat Kimia, Organoleptik, Vitamin CAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ekstrak jambu biji merah dalam pembuatan minuman cendol terhadap sifat kimia dan organoleptik. Lokasi penelitian di Laboratorium Pengolahan Makanan Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Waktu penelitian dimulai sejak bulan Januari 2023 hingga 30 mei 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini minuman cendol dengan penggunaan ekstrak jambu biji merah. Sampel penelitian ini minuman cendol dengan penggunaan ekstrak jambu biji merah pada perlakuan 1:1,5 , 1:1,6 dan 1:1,7. Hasil deskripsi data menunjukan bahwa terdapat pengaruh pada aspek warna, aroma dan bentuk. Sedangkan pada aspek rasa, dan tekstur tidak terdapat pengaruh. Menunjukan bahwa secara deskripsi data, penggunaan ekstrak jambu sebanyak 1:1,7 dalam pembuatan minuman cendol mendapat formula paling disukai oleh panelis. Dengan rata-rata warna 4,53 , rata-rata aspek rasa jambu biji 4,13 , rata-rata aspek rasa asam 3,37 , rata-rata aspek aroma 3,77 , rata-rata aspek tesktur 3,90 , rata-rata aspek bentuk 3,47. Sementara itu hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Friedman dengan signifikan =0,05 menunjukan hasil yang disukai pada penelitian ini adalah penggunaan ekstrak jambu biji merah sebanyak 1:1,5. Hasil kadar vitamin C minuman cendol dengan penggunaan ekstrak jambu biji merah paling banyak pada formula 1:1,7 yaitu 91,63 mg/100 g.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Shofiyya Zuhdiyah, Alsuhendra, Mariani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


