AL-TASHBIH DALAM TRADISI BALAGHAH KLASIK HINGGA KONTEMPORER: KONTRIBUSINYA TERHADAP PEMAHAMAN CITRA ESTETIKA AL-QURAN
Keywords:
Al-Tashbih,Balaghah,Citra estetika,Al-quranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perkembangan konsep al-tashbīh (perumpamaan/perbandingan) dalam tradisi retorika Arab dari periode klasik hingga kontemporer, serta untuk mengeksplorasi kontribusinya terhadap pemahaman citra estetika Al-Qur'an. Menggunakan pendekatan historis-analitis dan metode deskriptif-komparatif, penelitian ini meneliti pergeseran pemahaman, klasifikasi, dan fungsi al-tashbīh seperti yang dirumuskan oleh para sarjana retorika Arab, mulai dari al-Jāḥiẓ, Ibn al-Mu'tazz, dan 'Abd al-Qāhir al-Jurjānī hingga pemikir modern seperti Muḥammad Aḥmad Qāsim dan Faḍl Ḥasan 'Abbās. Temuan ini menunjukkan bahwa konsep al-tashbīh telah mengalami perkembangan yang signifikan, berkembang dari sekadar perangkat retoris menjadi instrumen pembuat makna dengan dimensi kognitif dan estetika. Dalam konteks Al-Qur'an, al-tashbīh berfungsi tidak hanya sebagai ornamen linguistik, tetapi juga sebagai mekanisme untuk menyampaikan pesan teologis, moral, dan kosmologis dengan cara yang imajinatif dan persuasif. Studi ini lebih lanjut menekankan bahwa pemahaman yang mendalam tentang al-tashbīh merupakan kunci hermeneutika yang sangat diperlukan dalam studi stilistik dan penafsiran Al-Qur'an.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anggun Nur Zamzam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



