KEPRIBADIAN PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL DILAN 1990 KARYA PIDI BAIQ

KEPRIBADIAN PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL DILAN 1990 KARYA PIDI BAIQ

Authors

  • Miftah Ulumuddin Universitas Pamulang Tangerang Selatan
  • Washadi Washadi Universitas Pamulang Tangerang Selatan

Keywords:

novel, konflik batin, tokoh utama

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendekripsikan wujud konflik batin yang dialami tokoh utama Dilan dalam novel Analisis Kepribadian Pada Tokoh Utama Dalam Novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq (2) mendeskripsikan terjadinya konflik batin Tokoh dalam novel Analisis Kepribadian Pada Tokoh Utama Dalam Novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq dan metode ini menggunakan metode penelitian deskripstif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah konflik batin dan hubungan antara tokoh novel, dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori soburt yang membahas konflik batin  tokoh utama dalam novel ini yang mengandung karya sastra dan berkaitan dengan konflik batin. Berdasarkan analisis data,diperoleh simpulan bahwa: (1) Konflik batin tokoh Dilan dalam novel Analisis Kepribadian Pada Tokoh Utama Dalam Novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq, meliputi karakter Sifat dan karakter tokoh Dilan tentu tidak hanya tentang negatif saja namun banyak sisi positif. Dilan adalah tokoh utama yang berperan sebagai pria dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang tegas, tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, rasa solidaritas terhadap teman sangat tinggi (2) Sejak kedatangan Milea dia mulai jatuh cinta. Setiap hari Dilan memberi rasa romantis terhadap Milea agar hatinya luluh. Dilan yang mempunyai sifat arogan dan kejam tetapi ketika sedang dekat dengan Milea dia menjadi lembut. Karakter Dilan ini dia selain romantis, sering melucu hingga membuat orang tertawa.

Downloads

Published

2024-09-14

How to Cite

Ulumuddin, M., & Washadi , W. . (2024). KEPRIBADIAN PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL DILAN 1990 KARYA PIDI BAIQ. Sabda: Jurnal Sastra Dan Bahasa, 3(3), 319–330. Retrieved from https://jurnal.anfa.co.id/index.php/sabda/article/view/2267
Loading...