ALIH KODE, CAMPUR KODE, INTERFERENSI DAN INTEGRITAS
DOI:
https://doi.org/10.572349/sabda.v3i2.1941Keywords:
Alih Kode, Campur Kode, Interferensi, IntegritasAbstract
Penelitian ini bertutujuan untuk mengkaji tentang alih kode, campur kode, interferensi, dan integritas serta analisisnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel percakapan dari teman-teman sekitar penulis yang bersal dari berbagai daerah. Alih kode merupakan suatu peristiwa kebahasaan, yakni peralihan bahasa dari ragam bahasa satu ke ragam bahasa yang lain, peralihan ragam bahasa tersebut dapat terjadi karena berubahnya situasi berbahasa. Campur kode adalah tindakan memilih salah satu kode dari pada kode lainnya atau fenomena mencampur dua kode sacara bersama-sama dalam tuturan untuk menghasilkan sebuah ragam bahasa tertentu. Interferensi merupakan fenomena masuknya unsur-unsur bahasa pertama ke dalam penggunaan bahasa kedua atau sebaliknya dan menimbulkan kesalahan berbahasa. Integrasi merupakan fenomena kebahasaan dalam masyarakat bilingual, karena dipinjamnya atau diserapnya unsur-unsur dalam bahasa pertama oleh bahasa kedua atau sebaiknya dan peristiwa integrasi berdampak positif, karena memerkaya bahasa pertama atau kedua sesuai dengan status bahasa tersebut sebagai bahasa pendonor atau penerima.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nurul Ami Siregar, Rasyidah Hartati Harahap, Elisabeth Saragih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



