ANALISIS PEMASARAN USAHA TANI KUBIS DI DESA GERBO KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN PASURUAN
DOI:
https://doi.org/10.572349/mufakat.v2i4.957Keywords:
Kubis, Efisiensi Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share, Rasio Keuntungan Terhadap BiayaAbstract
Kubis segar merupakan produk pertanian yang tidak dapat disimpan untuk waktu yang lama, tidak seperti kentang, yang cukup tahan lama. masalah ini karena kubis segar mudah rusak , jadi kubis harus langsung didistribusikan ke konsumen. Proses pendistribusian kubis ke konsumen melalui proses pemasaran. Alur pemasaran yang efisien dari pemasaran kubis harus diketahui untuk mendapatkan bagian yang adil bagi setiap lembaga yang terlibat dalam pemasaran kubis.tujuan penelitian ini digunakan untuk mengetahui saluran pemasaran,margin pemasaran,farmer’s share,ratio keuntungan biaya dan efisiensi pemasaran. Penelitian ini dilakukan di Desa Gerbo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan.penentuan responden petani dengan cara sengaja atau purposive sampling.penentuan responden lembaga lembaga pemasaran kubis dilakukan dengan cara snowball sampling yaitu dengan melakukan penelusuran saluran pemasaran mulai dari petani / produsen hingga ke konsumen akhir.pengambilan sample pada penelitian ini menggunakan pendapat Arikunto,2002 yaitu Jika topik penelitian kurang dari 100, lebih baik diambil semuanya sehingga Penelitian merupakan responden penelitian populasi.sebanyak 50 petani kubis diambil sebagai responden.analisis data yang digunakan untuk mengetahui efisiensi pemasaran yaitu menggunakan margin pemasaran,farmer’s share,ratio keuntungan terhadap biaya.Terdapat 2 saluran pemasaran yang ada di Desa Gerbo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan yaitu saluran 1 : petani – pedagang pengepul – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen, saluran pemasaran 2 : petani – pengepul – pedagang pengecer – konsumen. Magrin yang didapatkan pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp.6.000,sedangkan margin pemasaran antara pedagang pengepul,pedagang besar dan pengecer sama Rp 2.000 dengan nilai farmer’s share yang didapat sebesar 0,5 % dengan ratio sebesar 22,9%.pada saluran 2 margin pemasaran sebesar Rp 4.000 dengan farmer’s share sebesar 0,62% dan ratio sebesar 30,74%.jadi saluran pemasaran 2 dianggap lebih efisien dari pada saluran pemasaran 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Tantri Wulandari, Rr Sri Karuniari Nuswardhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



