PSIKOEDUKASI “KOMUNIKASI EFEKTIF GUNA MENUNJANG HUBUNGAN INTERPERSONAL YANG SEHAT DENGAN MASYARAKAT DESA BINAAN” PADA FASILITATOR PROGRAM DBS LAZ HADJI KALLA

PSIKOEDUKASI “KOMUNIKASI EFEKTIF GUNA MENUNJANG HUBUNGAN INTERPERSONAL YANG SEHAT DENGAN MASYARAKAT DESA BINAAN” PADA FASILITATOR PROGRAM DBS LAZ HADJI KALLA

Authors

  • Nasylah Anisya Ali Universitas Negeri Makassar
  • Amirah Aminaty Universitas Negeri Makassar
  • St Hadjar Nurul Istiqamah Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.572349/afeksi.v3i3.2009

Keywords:

Psikoedukasi, Psikologi, Komunikasi efektif, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Komunikasi adalah instrumen yang digunakan oleh manusia untuk berinteraksi antar sesama. Komunikasi interpersonal yang baik dapat menciptakan hubungan interpersonal yang baik pula. Hal ini penting untuk dikuasai oleh fasilitator program Desa Bangkit Sejahtera yang keefektifan tugasnya sangat bergantung pada hubungan interpersonalnya dengan masyarakat desa. Oleh karena itu, psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman peserta mengenai komunikasi interpersonal yang efektif. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi non-pelatihan berupa seminar yang dilaksanakan secara langsung atau tatap muka dan berdurasi selama kurang lebih 4 jam. Psikoedukasi yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 5 April 2024 ini melibatkan 5 orang peserta yang merupakan karyawan baru di posisi fasilitator program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikoedukasi yang diberikan dapat meningkatkan serta memperkaya informasi peserta terkait komunikasi interpersonal. Peserta menilai bahwa materi yang diberikan menarik dan dibawakan secara baik oleh pemateri. Pemberian psikoedukasi ini dinilai bermanfaat bagi peserta.

Downloads

Published

2024-06-27

How to Cite

Ali, N. A., Aminaty, A. ., & Istiqamah, S. H. N. . (2024). PSIKOEDUKASI “KOMUNIKASI EFEKTIF GUNA MENUNJANG HUBUNGAN INTERPERSONAL YANG SEHAT DENGAN MASYARAKAT DESA BINAAN” PADA FASILITATOR PROGRAM DBS LAZ HADJI KALLA . Afeksi: Jurnal Psikologi, 3(3), 32–41. https://doi.org/10.572349/afeksi.v3i3.2009
Loading...