HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN COMPUTER DENGAN KELELAHAN MATA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ABDURRAB
DOI:
https://doi.org/10.572349/gymnasia.v3i1.1785Keywords:
durasi penggunaan smartphone dan computer, kelelahan mata, mahasiswaAbstract
Latar belakang: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab beresiko mengalami kelelahan mata disebabkan durasi penggunaan smartphone dan computer meningkat di masa pandemi coronavirus disease (COVID-19). Selama masa pandemi mahasiswa menggunakan smartphone dan computer kurang lebih 10 jam dalam sehari untuk kuliah online, skill lab online, diskusi kasus online dan ujian online. Kelelahan mata disebabkan penggunaan smartphone dan computer setelah dua jam atau lebih dengan gejala seperti mata lelah, mata merah, mata kering, penglihatan kabur dan sakit kepala. Tujuan : Mengetahui apakah terdapat hubungan durasi penggunaan smartphone dan computer dengan kelelahan mata pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab. Metode penelitian: Penelitian dilakukan dengan metode observasi analitik, rancangan penelitian cross sectional, dilakukan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan diuji secara statistik menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil : Terdapat hubungan bermakna antara durasi penggunaan smartphone dan computer dengan kelelahan mata, dengan kekuatan korelasi lemah (p-value = 0,002, rs = 0,297). Kesimpulan: Terdapat hubungan durasi penggunaan smartphone dan computer dengan kelelahan mata pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Yulnefia, Dasrinal, Kahermasari, Remaldi Gozandi, Musda Hidayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


