PERBANDINGAN PERSENTASE MASSA OTOT ANTARA NON ATLET DENGAN ATLET PANAHAN (Study Di PERPANI Kota Malang)
DOI:
https://doi.org/10.572349/gymnasia.v3i1.2103Keywords:
Persentase Massa Otot; Non-Atlet; Atlet PanahanAbstract
Remaja di Indonesia dikategorikan Tingkat golongan rendah pada aktivitas fisiknya, karena pada hari aktif aktivitas yang dilakukan seperti kuliah, sedangkan pada hari libur hanya sering melakukan aktivitas ringan. Aktivitas yang dilakukan oleh atlet yaitu aktivitas yang berstruktur yang dilakukan secara teru menerus, akhirnya pada sistem sirkulasi dan respiratori sedikit meningkat untuk penyediaan oksigen yang digunakan untuk pembentukan energi pada kerja otot. Pada olahraga panahan membutuhkan kinerja otot untuk menarik busur hingga terlepasnya anak panah. Jika seseorang atet panahan massa ototnya rendah, maka kinerja otot untuk menarik busur tidak menggunakan biomekanika yang benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan massa otot non atlet dengan atlet panahan Kota Malang. Metode dalam penelitian ini deskriptif komparatif. Populasi dari penelitian ini mahasiswa aktif Ilmu Keolahragaan dan atlet panahan PERPANI Kota Malang. Persentase massa otot diukur dengan Bioelectrical Impedence Analisys (BIA). Hasil uji Sampel T Test menggunakan IBM SPSS Statistics versi 20 didapatkan nilai signifikan jika p=<0.05. Hasil yang dapat ditemukan dari penelelitian ini yang terdapat perbandingan pada persentase massa otot non atlet dengan atlet panahan perempuan, persentase massa otot non atlet, dan persentase otot atlet panahan. Sedangkan, yang tidak terdapat perbandingan pada persentase non atlet dengan atlet panahan laki-laki.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Risky Amelia Kustantomo, Ahmad Abdullah, Heri Purnama Pribadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


