EDUKASI INDENTIFIKASI BORAKS DALAM MAKANAN

Authors

  • Lina Arifah Fitriyah Universitas Hasyim Asy’ari
  • Noer Af’idah Universitas Hasyim Asy’ari
  • Humaidillah Kurniadi Wardana Universitas Hasyim Asy’ari
  • Nur Hayati Universitas Hasyim Asy’ari

DOI:

https://doi.org/10.572349/anfatama.v1i3.125

Keywords:

Edukasi, Identifikasi Boraks, Makanan

Abstract

Jaman sekarang nyaris tidak tertemukan bahan makanan yang tidak mengandung zat aditif. Produsen pasti menggunakan zat aditif ditiap produk makanannya. Bahkan dengan kesengajaan pula produsen menambahkan zat aditif tersebut secara berlebih ke dalam makanan tanpa menyadari dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan. Diantara jenis zat aditif yang sering digunakan adalah boraks. Boraks adalah senyawa kimia yang sering digunakan sebagai antiseptik dan pembunuh kuman. Boraks dilarang penggunaannya dalam produk makanan karena lebih banyak dampak buruknya terhadap kesehatan. Namun masih ada kemungkinan zat aditif yang berbahaya seperti boraks digunakan oleh produsen makanan. Untuk menghindari dan mengurangi dampak negatif dari penggunaan boraks dalam makanan maka diperlukan edukasi boraks dalam makanan kepada warga masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa edukasi kepada masyarakat melalui penyuluhan dan demontsrasi. Teknik analisis data pengabdian masyarakat ini menggunakan uji paired t test dengan membandingkan nilai pretest dan posttest. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa identifikasi awal bahaya boraks dapat dilakukan menggunakan metode sederhana menggunakan tusuk gigi dan kunyit. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai signifikan < 0,05 dan nilai t hitung > t tabel yang artinya penyuluhan edukasi boraks dalam makanan mampu meningkatkan pemahaman warga masyarakat terhadap bahaya boraks.

Downloads

Published

2022-10-30

How to Cite

Fitriyah, L. A., Noer Af’idah, Wardana, H. K., & Nur Hayati. (2022). EDUKASI INDENTIFIKASI BORAKS DALAM MAKANAN. Anfatama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 7–13. https://doi.org/10.572349/anfatama.v1i3.125