EPISTEMOLOGI TAFSIR SURAT AL-FATIHAH KARYA MAHMUD YUNUS DAN PEUNOH DALY

Authors

  • Achmad Najib Universitas Yudharta
  • Nyoko Adi Kuswoyo Universitas Yudharta Pasuruan
  • Amir Mahmud Universitas Yudharta Pasuruan
  • Miftara Ainul Mufid Universitas Yudharta Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.572349/relinesia.v2i2.621

Keywords:

Tafsir Surat Al-Fatihah, Epistemologi, Mahmud Yunus, Peunoh Daly

Abstract

Kitab tafsir surat al-Fatihah karya Mahmud Yunus dan Peunoh Daly merupakan kitab tafsir yang awal penulisanya hanya ditujukan untuk mahasiswa IAIN Imam Bonjol, kemudian setelahnya baru ditujukan untuk masyarakat umum. Didalamnya disajikan dengan bahasan yang lebih luas dan mendalam mengenai makna ayat-ayat al-Qur’an. Penelitian ini secara khusus mengkaji tafsir surat al-fatihah dari sisi epistemologi untuk mengetaahui metode, sumber, corak, validitas penafsiran, seta kekurangan dan kelebihan dari kitab tafsir ini. Penelitian ini meinggunakan meitodei deiskriiptiif-analiisiis dengan meimaparkan data seicara meindeitaiil meingeinaii masalah yang dii teiliitii.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi Tafsir surat al-Fatihah ini berdasarkan sumbernya masuk dalam kategori tafsir bil-Ma’sur, karena mahmud Yunus dan Peunoh Daly dalam menjelaskan ayat banyak memakai sumber riwayat. Tetapi selain menggunakan tafsir bil-Ma’sur beliau juga banyak menggunakan tafsir bil-Ra’yu dan bil al-Itqirani. Sedangkan metode yang digunakan dalam tafsir ini  masuk pada kategori metode tahlili, serta coraknya cenderung menggunkan corak al-Adabi al-Ijtima’i, corak al-Fiqhi, dan Tarbawi. Setelah melihat sumber, metode dan corak penafsiran, Tafsir surat al-Fatihah ini berkategori valid, hal ini bisa dibuktikan menggunakan teori pragmatis, penafsirannya mampu menjawab problem yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Downloads

Published

2023-07-12

How to Cite

Achmad Najib, Nyoko Adi Kuswoyo, Amir Mahmud, & Miftara Ainul Mufid. (2023). EPISTEMOLOGI TAFSIR SURAT AL-FATIHAH KARYA MAHMUD YUNUS DAN PEUNOH DALY. Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia, 2(2), 21–30. https://doi.org/10.572349/relinesia.v2i2.621