IDENTIFIKASI DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) KEPADA KELUARGA DI DESA TROSEMI, KECAMATAN GATAK, KABUPATEN SUKOHARJO

IDENTIFIKASI DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) KEPADA KELUARGA DI DESA TROSEMI, KECAMATAN GATAK, KABUPATEN SUKOHARJO

Authors

  • Yudha Pratama Widyatmoko Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • M. Daffa Qory Maulana Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nayla Kamila Andieni Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Muhammad Januar Fadly Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Salsabilla Rajwaa Putri R Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Putri Amelia Azzahra Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Mazaya Bilqiis Deswynand S Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Elza Prameswari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Muhammad Pria Adzhani Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Putri Dwi Andini Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Aswa Arsa Kumala Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Arne L Universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstract

Kegiatan Field Lab Family Medicine di Desa Trosemi menunjukkan permasalahan kesehatan keluarga yang bersifat holistik. Masalah mencakup aspek individu, keluarga, perilaku, dan lingkungan. Temuan lapangan memperlihatkan bahwa masalah kesehatan saling berkaitan. Kondisi ini menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif dalam pelayanan kesehatan keluarga. Sebagian besar keluarga berada pada stadium perkembangan keluarga empat hingga enam. Hubungan emosional dan pembagian peran keluarga tergolong cukup baik. Peran breadwinner, caregiver, dan decision maker berjalan relatif stabil. Kondisi keluarga yang fungsional ini mendukung penerimaan intervensi kesehatan. Risiko penyakit tidak menular ditemukan pada beberapa keluarga. Riwayat hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke masih dominan. Faktor genetik tersebut meningkatkan kerentanan anggota keluarga. Risiko ini semakin besar bila disertai perilaku hidup tidak sehat. Permasalahan individu didominasi oleh hipertensi, obesitas, dan gangguan mental emosional. Pola makan tinggi gula dan garam masih sering ditemukan. Aktivitas fisik harian tergolong rendah pada sebagian responden. Paparan asap rokok turut memperberat kondisi kesehatan individu. Kondisi sanitasi rumah menunjukkan masih adanya permasalahan lingkungan. Pembuangan air limbah rumah tangga langsung ke selokan masih dilakukan. Pengelolaan sampah dengan cara dibakar juga masih ditemukan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Intervensi yang diberikan berfokus pada edukasi, perubahan perilaku, dan perbaikan sanitasi rumah. Pendekatan promotif dan preventif diterapkan sesuai prinsip kedokteran keluarga. Keterlibatan seluruh anggota keluarga menjadi kunci keberhasilan intervensi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan keluarga secara berkelanjutan. ntervensi yang diberikan berfokus pada edukasi, perubahan perilaku, dan perbaikan sanitasi rumah. Pendekatan promotif dan preventif diterapkan sesuai prinsip kedokteran keluarga. Keterlibatan seluruh anggota keluarga menjadi kunci keberhasilan intervensi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan keluarga secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Widyatmoko , Y. P., Maulana, M. D. Q., Andieni , N. K., Fadly , M. J., R , S. R. P., Azzahra , P. A., … L , A. (2025). IDENTIFIKASI DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) KEPADA KELUARGA DI DESA TROSEMI, KECAMATAN GATAK, KABUPATEN SUKOHARJO. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 55–73. Retrieved from http://jurnal.anfa.co.id/index.php/musyawarah/article/view/2956
Loading...